15 Kesalahan Pria memakai Kondom

Kondom/ Alat pengaman berhubungan intim merupakan sebuah alat yang sanagt berarti bagi pasangan yang tak ingin hamil cepat. Namun, Meski terlihat mudah dan sepele, ternyata tidak semua pria dan wanita selalu dapat memakai kondom dengan benar saat berhubungan intim. Padahal, jika digunakan dengan benar, kondom dapat mencegah kemungkinan kehamilan sampai 98 persen dan mencegah penyakit menular seksual.
Para peneliti
dari Indiana University Amerika Serikat belum lama ini melakukan kajian terhadap 50 studi tentang penggunaan kondom dalam kurun waktu 16 tahun terakhir.
Hasil riset tersebut menemukan sejumlah daftar kesalahan yang sering dilakukan pasangan saat menggunakan kondom. Berikut ini adalah 15 daftar kesalahan penggunaan kondom seperti dilansir MensHealth:


1. Telat pakai kondom
Penelitian menunjukkan bahwa antara 17 hingga 51,1 persen pria baru memakai karet kondom setelah melakukan hubungan seks. Hal ini tentu akan mengurangi efektivitas fungsi kondom terutama dalam mencegah penularan penyakit seksual.
2. Melepas kondom saat masih berhubungan seks
Hasil temuan memperlihatkan, antara 13,6 hingga 44,7 persen dari relawan yang terlibat dalam peneltian mengaku melepas kondom sebelum selesai melakukan hubungan intim.
3. Membuka sepenuhnya gulungan kondom sebelum dipakai
Fakta penelitian menunjukkan, ada sekitar 2,1 – 25,3 persen peserta penelitian yang mengaku sudah lebih dulu membuka gulungan kondom sepenuhnya sebelum melakukan hubungan seks.
4. Tidak menyisakan ruang di ujung kondom
Laporan menunjukkan, ada sekitar 24,3-45,7 persen pria lupa untuk menyisakan ruang di ujung kondom sebagai tempat untuk cairan sperma.
5. Tidak mengeluarkan udara dari dalam kondom
Hasil survei juga menemukan bahwa sebanyak 48,1 persen perempuan dan 41,6 persen pria tidak menekan atau mengeluarkan udara yang ada di dalam ujung kondom sebelum digunakan.
6. Kondom terbalik
Antara 4 dan 30,4 persen dari peserta studi dilaporkan salah dalam mengenakan kondom, tetapi kemudian mereka membaliknya lagi dan tetap melanjutkan pemakaian kondom tersebut.
7. Gagal membuka gulungan kondom dengan sempurna
Ketika peneliti melacak lagi hubungan seks terakhir yang dilakukan peserta studi, diketahui ada sekitar 11,2 persen perempuan dan 8,8 persen pria mulai melakukan hubungan seksual sebelum gulungan kondom terpakai sempurna.
8. Terkena benda tajam
Diketahui ada sekitar 2,1 sampai 11,2 persen pria telah membuka bungkus kondom menggunakan benda tajam. Permasalahannya adalah apabila benda yang Anda gunakan cukup tajam untuk merobek bungkus kondom, maka ada kemungkinan kondom akan ikut tersobek.
9. Tidak jeli melihat kerusakan kondom
Saat membuka kondom dari kemasannya, 82,7 persen perempuan dan 74,5 persen pria melaporkan bahwa mereka gagal untuk memeriksa kerusakan kondom sebelum digunakan. Apa yang harus dilakukan? Pastikan bungkus kondom tidak dalam kondisi robek dan lihat tanggal kedaluwarsa.
10. Tak menggunakan pelumas
Antara 16 persen dan 25,8 persen orang melaporkan telah menggunakan kondom tanpa pelumas. Mengapa ini bisa menjadi masalah? Karena, jika Anda berhubungan seks untuk jangka waktu lama, kondom tersebut lebih mungkin untuk robek jika tidak memakai pelumas.
11. Komplikasi pelumas
Sekitar 3,2 persen wanita dan 4,7 persen pria dilaporkan menggunakan pelumas berbahan dasar minyak dengan kondom lateks. Pelumas dengan bahan dasar tersebut justru akan melemahkan lateks, yang dapat membuat kondom rentan terhadap kerusakan.
12. Salah menarik kondom
Hampir 31 persen pria dan 27 persen wanita melaporkan bahwa pasca melakukan hubungan seks, mereka gagal untuk menarik kondom setelahejakulasi.
13. Menggunakan kondom secara berulang
Riset menemukan, antara 1,4 hingga 3,3 persen orang menggunakan kondom bekas pakai. Kondom yang sama digunakan setidaknya dua kali selama melakukan hubungan seksual.
14. Salah penyimpanan
Temuan menunjukkan, antara 3,3 hingga 19,1 persen peserta yang terlibat dalam studi menyimpan kondom di tempat yang tidak sesuai sebagaimana yang tertera pada kemasan. Hindari untuk menyimpan kondom di dompet dan jangan simpan di tempat yang terkena sinar matahari.
15. Tidak memakai kondom sama sekali
Kesalahan yang terakhir ini sebenarnya bukan bagian dari penelitian. Tetapi, tidak ada salahnya untuk ditambahkan dalam daftar. Menurut survei terbaru dari National Survey of Sexual Health and Behavior di Amerika Serikat, hanya 45 persen pria usia 18-24 tahun yang menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pasangan. Bahkan, survei juga menemukan hanya 29,3 persen pria berusia 25-34 tahun yang memakai kondom dan hanya 21,3 persen pria usia 35-44 tahun yang menggunakan kondom.

7 Hal Ini Buat Gairah Bercinta Menurun

Pola hidup yang salah tanpa disadari bisa berakibat pada menurunnya gairah bercinta. Jika hal itu terjadi, hubungan percintaan Anda dengan suami akan merosot.
Sebelum hal itu terjadi, sebaiknya perhatikan beberapa hal yang bisa membunuh gairah seseorang. Berikut ini, tujuh hal yang bisa membunuh gairah seksual, sebagaimana dilansir situsBodyandsoul.com.au
Pola Makan BurukOrang yang sering mengonsumsi makanan instan akan secara perlahan membunuh gairahnya. Hal tersebut, karena adanya kandungan pengawet dalam makanan instan tersebut. Maka, mulai kini, makanlah makanan sehat untuk mendongkrak gairah Anda dalam bercinta.
Kurang OlahragaRajin berolahraga akan membuat otot Anda menjadi lebih kuat dan sehat, bahkan sirkulasi darah pun bisa menjadi lebih lancar. Dengan kondisi itu, tubuh akan tetap sehat dan gairah bercinta pun otomatis akan bertahan dengan baik.
Kurang TidurKurang tidur membuat seseorang merasa lelah sehingga tidak memiliki cukup energi sebagai modal tubuh berfungsi secara optimal. Hal ini juga berlaku pada gairah seks, bagaimana seseorang bisa bergairah jika ia terus menerus merasa lelah?
StresSedikit stres memang bisa memicu gairah, tetapi stres yang kronis bisa mematikan gairah seseorang. Jadi rawat kesehatan seks Anda dengan mengelola stres, salah satunya dengan mengambil kelas meditasi.
Banyak MengeluhSering mengeluh dapat berakibat menurunnya gairah seksual pada pasangan. Mengungkapkan unek-unek memang normal, tapi jika dilakukan secara berlebihan bisa jadi akan membunuh gairah pasangan untuk vercinta dengan Anda.
Bercinta MonotonBercinta dengan gaya yang monoton membuat pasangan Anda lama-lama bosan sehingga menjadikannya enggan dan kehilangan gairah bercinta.
Berpikir Negatif Pada Diri SendiriMerasa tidak percaya diri dengan tubuh yang Anda miliki akan membuat Anda malu di depan pasangan, sehingga gairah bercinta Anda turun. Karenanya, berpikirlah positif tentang diri Anda sendiri.

Cara Agar Suami Puas Sama Istri

Cara agar suami puas Diranjang - Sebagai seorang istri yang ingin berbakti pada suami tentunya seorang istri menginginkan kepuasan terjadi pada suami saat berhubungan, hal ini dilakukan bisa juga karena agar suami tidak selingkuh dan jajan di luar bersama wanita lain. sebagai seorang istri tentu Kita harus tahu apa yang di inginkan suami saat berhubungan. Untuk itu tidak ada salahnya jika seorang istri mengetahui apa saja yang di inginkan suami saat berhubungan Mengenai kepuasan pada pasangan suami istri pasti memiliki persepsi yang kadang berbeda, itulah yang menyebabkan terkadang salah satu pasangan merasa tidak puas saat berhubungan suami-istri. lalu bagaimana seorang istri agar mengetahui bagaimana cara agar suami puas, dan bagaimana agar hal itu terwujud? untuk itu kami akan menjelaskan bagaimana cara agar suami puas berhubungan dengan istri. sebagai berikut
 1. Berikan suami panduan Biasanya seorang wanita tidak pernah puas dan mencapai orgasme dengan hanya berhubungan suami istri saja, perlu tambahan dan stimulasi pada klitoris. Tapi masih banyak wanita yang masih berpandangan kalau orgasme dapat diraih dengan hubungan suami istri saja. untuk itu sebagai seorang istri berikan suami arahan agar Bunda dapat meraih orgasme, dan mulai saat itu suami akan berusaha dan bereksperimen menjadi pasangan yang baik untuk melayani pasangannya
 2. Tetap Slow down Jangan terlalu terburu-buru dalam melakukan hubungan suami istri, karena biasanya seorang pria membutuhkan waktu normal rata-rata mereka yang mencapai empat menit, saat hubungan suami istri dimulai biasanya pria hanya mampu bertahan selama empat menit, sedangkan untuk wanita butuh waktu yang agak lama yaitu sebelas menit. untuk itu sebagai seorang istri Bunda harus mengerti dan memahami. cobalah untuk melambatkan ritme berhubungan. Agar suami bisa lebih menikmati suasana saat berhubungan
 3. Tidak perlu Memalsukan kepuasan Banyak penelitian yang mengatakan bahwa hampir semua wanita melakukan pura-pura orgasme didepan suami. Banyak yang beralasan kalau seorang istri melakukan al itu dapat membuat suami puas. kenyataanya jika Bunda melakukan kepura-puraan terus hanya akan membuat suami berpikir kalau Anda sangat puas dan terus melakukan hal-hal itu, namun pada kenyataannya Anda tidak puas. Dengan Bunda berpura-pura orgasme, hanya membuat suami tidak pernah akan mempelajari apa yang sebenarnya Bunda butuhkan
 4. Lakukan komunikasi saat berhubungan Untuk meningkatkan kepuasan pada pasangan ada baiknya Bunda melakukan komunikasi. Tanyakan hal-hal yang di inginkan pasangan agar satu sama lain dapat terpuaskan
. 5. Mulailah berbicara dengan “aku” sebagai awal kalimat Jika dirasakan ada yang mengganjal saat berhubungan suami istri, ada baiknya Bunda berkata dengan kalimat. " Aku punya saran jika kamu melakukan ini sebagai ran9sangan, dan jangan menggunakan kalimat seperti "Sepertinya kamu tidak tahu bagaimana cara melayani Aku" hal ini dilakukan agar suami tidak tersinggung.
 6. Berikan Instruksi verbal dan nonverbal Saat melakukan hubungan suami istri ada baiknya Bunda mengatakan "pindahkan posisi kamu seperti ini atau seperti itu" atau bisa juga memberi petunjuk seperti "lanjutkan" atau "teruskan" bisa juga Anda membimbing tangan suami ke dalam gerakan yang Anda inginkan.
 7. Berikan pujian dengan erangan pada suami Bunda bisa juga mengkomunikasikan kepuasan dengan melakukan erangan saat berhubungan dengan suami, ditambah dengan desah nafas yang akan menggairahkan suami. kata-kata yang dibuat-buat saat berhubungan suami istri bisa juga diberikan untuk menaikan rangsangan suami. Bunda bisa mengatakan "uh enak" atau "oh yes, nikmat sekali" dengan erangan seperti itu suami akan memperkuat kinerjanya saat berhubungan
 8. Pria Mengekspresikan Cinta Salah satu cara pria mengekspresikan rasa cintanya adalah melalui berhubungan. Terkadang pria sulit mengekspresikan emosinya dan hubungan adalah jalan untuk lebih dekat secara fisik dengan pasangannya.
 9. Jangan menolak ajakan suami Disaat suami mengajak berhubungan, jangan pernah sebagai seorang istri Bunda menolaknya, karena itu akan membuat suami merasa terluka dan harga dirinya sebagai suami akan terinjak-injak. untuk itu jika Bunda sedang tidak bergairah dengan suami, ada baiknya bunda menolak secara halus dan berjanji padanya kalau Bunda akan mau dilain hari dengan suami
 10. Pria Perlu Tahu Apa yang Diinginkan istri Wanita dan pria memiliki sistem yang berbeda, maka itu biasanya sang suami ingin mengetahui lebih detail apa yang di inginkan seorang istri. Sebagai seorang istri, tidak ada salahnya Bunda memberitahukan pada suami apa yang sangat Bunda inginkan saat berhubungan. 
11. Pria Menginginkan Variasi saat berhubungan Seorang pria sangat menyukai hal-hal baru dalam berhubungan, namun hal itu dilakukan bukan karena dia sudah tidak bergairah dengan istri. melainkan hal tersebut dilakukan untuk menciptakan momen yang lebih menggairahkan. Jika sebelumnya cara berhubungan kalian monoton, ada baiknya Bunda turuti saja keinginan suami itu, agar hubungan kalian tidak menjenuhkan baca juga : Tidak Akur Dengan Mertua? Baiknya Lakukan Cara Ini
 12. Jangan Terlalu Memikirkan Bentuk Tubuh Banyak wanita yang tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Percaya atau tidak, pria tidak terlalu peduli terhadap hal itu. Meskipun lebih suka melihat pasangannya memakai lingerie daripada daster, tapi dia akan lebih fokus pada bagian-bagian ‘vital’ dari tubuh Anda. cukup sampai disini saja bunda, semoga bermanfaat. jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman Bunda.salam

Sumber : http://bunda-lita.blogspot.com/2014/05/cara-agar-suami-puas-sama-istri.html


Keputihan Wajar tapi menyebalkan

Umumnya, wanita Indonesia menganggap keputihan adalah sesuatu yang wajar terjadi pada wanita, boleh di bilang hampir setiap wanita pernah mengalami keputihan. Seakan ia telah menjadi tamu yang datang, tak diacuhkan lalu pergi begitu saja. Tapi, tetap saja yang satu ini sangat tidak diharapkan kehadirannya.
Masalahnya, masih terlalu banyak wanita yang tidak tahu apa dan mengapa keputihan. Bahayakah ia?
Sebenarnya, keputihan bukanlah penyakit, melainkan gejala. Keputihan dapat ditimbulkan oleh berbagai macam sebab, diantaranya kekurangan gizi, menimbulkan jamur atau parasit. Di samping itu keputihan dapat pula dialami wanita hamil, tetapi hal itu wajar terjadi.
Ada beberapa jenis keputihan yang dikenal dalam dunia medis. Misalnya jenis [vaginosis] dengan ciri berwarna abu-abu dan berbau amis. Ada juga jenis [candidiasis] cairan yang keluar berwarna putih susu yang bergumpal disertai rasa gatal akibat jamur [candida albican] dikenal juga jenis [trichomonas vaginalis.
Keputihan juga dapat ditimbulkan karena efek dari alat kontrasepsi yang dipakai seorang wanita.
"Ada dua katagori keputihan, yaitu keputihan fisiologis (normal) yang hampir semua wanita pernah mengalami, serta keputihan yang patogis (abnormal), yaitu yang sudah berlebihan, berlangsung lama, berulang, baunya asam sampai busuk, yang menimbulkan rasa nyeri, panas dan gatal." Ujar Dosen di Universitas Indonesia Jurusan Ilmu Penyakit dan kelamin dr Sri Linuwih Menaldi. Biasanya wanita terkena keputihan patogis pada usia reproduksi, yaitu 20-40 tahun, atau yang sudah menikah.
Secara umum, keputihan selalu ditandai dengan terjadinya pengeluaran cairan dari vital wanita. “Jika keputihan yang terjadi tergolong ganas, bisa mengakibatkan cairan tersebut bercampur darah," tambah Sri yang juga merupakan sekertaris Perhimpunan Dosen Specialis Kulit dan Kelamin Indonesia.
Keputihan ini bisa ditimbulkan karena seorang wanita memiliki aktivitas yang padat dan melelahkan, sehingga menyebabkan daya tahan tubuhnya turun, lalu muncul keputihan. Pemicu lainnya adalah karena kurang terjaganya daerah reproduksi yang memiliki kelembaban tinggi. Keputihan secara nyata dapat mengganggu aktivitas seksual. Rasa nyeri dan tidak nyaman akan timbul karena baunya cukup menyengat. Keputihan juga mengganggu proses reproduksi seorang wanita. "Keputihan yang tidak normal dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Namun, kemandulan itu tidak primer dan dapat disembuhkan, karena kemandulan itu disebabkan oleh tersumbatnya indung telur. Kemungkinan akibat agak fatal bagi ibu yang mengandung dan menderita keputihan adalah bila melahirkan ada kemungkinan anaknya cacat atau menderita penyakit yang sama, lahir premature, bahkan bisa meninggal dalam kandungan," ujar Sri. Keputihan bagi sebagian wanita, dapat ditimbulkan melalui sebagian alergi karena makanan, diantaranya nanas, daging dan mentimun sedangkan keputihan yang tidak normal terjadi karena infeksi jamur, bakteri, atau parasit.
Infeksi jamur biasanya berasal dari golongan candida atau monilla, akibat perubahan kadar hormone, gula darah dan rendahnya daya tahan tubuh. Dari bakteri, biasanya aktifnya jamur (hemifilus vaginalis). Bakteri ini tergolong ganas dan dapat menular melalui hubungan seksual, sedangkan jenis infeksi parasit berasal dari golongan (trikomonas) yang juga bisa menular melalui hubungan seksual. Umumnya, 35% masalah yang menyangkut organ reproduksi adalah keputihan, selebihnya infeksi. Tapi patut diingat bahwa pada vagina wanita dewasa terdapat bakteri yang baik yang disebut (basil doderien). Dalam keadaan normal jumlah basil ini cukup dominant dan membuat lingkungan vagina bersifat asam, sehingga vagina mempunyai daya proteksi yang cukup kuat.
Vagina juga mengeluarkan cairan yang berfungsi melindungi dari infeksi. Cairan vagina normal biasanya jernih, kadang sedikit keruh, tidak berbau dan tidak disertai rasa gatal atau panas. Ini disebut keputihan normal (fisiologis), dapat terjadi pada masa ovulasi, yaitu kurang lebih 12-24 hari setelah haid. Keputihan ini juga bisa timbul bila seorang wanita dalam keadaan terangsang dan stress emosional. Sedangkan keputihan patologis (penyakit), biasanya akibat luka , tumor, adanya benda asing dalam vagina, misalnya akibat pemakaian spriral, dan karena penyakit hubungan seksual seperti gonore atau raja singa dan AIDS.
Keputihan dapat dicegah dengan menjalankan beberapa petunjuk diantaranya menghindari pakaian dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat. Hal ini perlu untuk menghindari iritasi, sehingga menimbulkan infeksi, pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari katun dan ganti setiap hari, kemudian perhatikan dan merawat daerah intim. Jangan duduk pada toilet umum jika terpaksa, keringkan organ intim dengan menggunakan handuk atau tissue. Bagi yang sudah menikah, dianjurkan untuk pemeriksaan diri kedokter sekurang-kurangnya tiga bulan sekali dan hindari penggunaan cairan pembersih secara berlebihan justru dikhawatirkan akan membunuh organisme yang membantu menjaga kelembaban di bagian organ reproduksi tersebut.
Sumber : Media Indonesia