Kepuasan Wanita

Tubuh wanita dibangun dari wilayah-wilayah sensual yang berbeda dan kemudian disatukan. Tugas Anda adalah mengetahui titik-titik terpanas si Dia dan kemudian menemukan cara untuk memberinya kenikmatan sepenuhnya.
  • Kulit kepala. Kulit kepala wanita dipenuhi ujung saraf yang sangat sensitif. Jika Anda memijatnya dengan benar, langkah itu bisa mengurangi ketegangan si Dia dan membanjiri tubuhnya dengan hormon yang menimbulkan rasa nyaman. Caranya: "Tekan lembut ujung jari Anda dari bagian belakang telinganya sampai ke bagian ubun-ubunnya, lepaskan, dan kemudian ulangi lagi," saranDr. Pam Spurr, penulis Steamy Sex – TheSex Doctor’s Guide To Keeping It Hot. 
  • Leher. Ini adalah titik luar biasa yang wajib dikunjungi. "Memijat leher wanita membuat kadar oksitosinnya meningkat," ujar Spurr. "Tindakan seperti ini mengirimkan getaran hingga ke tulang punggungnya, yang membuatnya jadi lebih bergairah." Caranya: "Ini adalah aksi untuk menggoda," kata pelatih seks Amy Levine. "Pegang si Dia dari belakang dan sentuhkan leher Anda antara wajah dan bahunya. Lalu beri ciuman yang lembut pada titik ini. Kemudian telusuri ke bahunya untuk memicu pelepasan oksitosin.” 
  • Payudara. Eksplorasi terbaru pada daerah ini oleh para ilmuwan dari Rutgers University mengungkapkan, stimulasi pada payudara dan puting mengaktifkan korteks (lapisan luar) dari otak seperti sentuhan pada kelamin.Caranya: Tinggalkan gaya biasa yang kasar: "Tangkupkan payudaranya dengan tangan Anda, tekan jari kelingking Anda ke bagian bawah dan dengan lembut putar jari-jari Anda di sekitar dagingnya," jelas Levine. Ini memaksimalkan luas permukaan yang Anda rangsang agar mendapat respons lebih antusias dari si Dia.
  • Perut. Otot perut adalah pemicu kenikmatan pada setiap penjelajahan saat foreplay, ujar Levine. Caranya: Dengan wanita bertubuh kencang: "Telusuri setiap milimeter ototnya," saran Levine. "Zigzag dari dadanya hingga ke area rambut pubiknya." Dengan wanita yang bertubuh sensual: "Tempatkan telapak tangan di kedua sisi tubuhnya, di bawah dadanya, dan geser ke bawah untuk merasakan setiap lekuk tubuhnya." 
  • Daging vagina merupakan salah satu titik yang penting. Menurut profesor Barry Komisaruk, penulis The Science of Orgasm, orgasme wanita yang paling intens justru berasal dari stimulasi pada dinding vagina. Caranya: Sangat memungkinkan untuk menciptakan orgasme hanya dengan merangsang dinding vagina, tetapi lebih baik untuk menjadikannya sebagai tempat pemberhentian ketiga pada penjelajahan. "Mulailah dengan klitoris, kemudian pindah ke vagina, dan selesaikan pada dinding vagina." Sebaiknya Anda juga tidak terburu-buru. 
  • Jari kaki. Kaki sebenarnya merupakan daerah yang sangat sensitif yang dapat mendorong penjelajahan erotis.Caranya: "Memijat kakinya akan membuat dia merasa hangat dan dipedulikan," terang Dr. Debby Herbenick,penulis Because it Feels Good. “Cobalah untuk menyiumi saraf otot di bagian belakang lutut," tambah Herbenick.
  • Klitoris. Ini adalah area yang harus dikunjungi para pria. Klitoris adalah ‘gunung’ yang tersembunyi yang dibentengi oleh saraf yang telah terbukti mampu menginduksi orgasme lebih cepat dan lebih mudah daripada bagian tubuh wanita yang lain. Caranya: "Benda ini terletak di bawah daging lembut gundukan kemaluan si Dia dan tepat berada di bawah labianya. Jika Anda merangsangnya, akan mengirimkan getaran yang menggoda ke klitoris.

sejarah Klinik Pasutri Boyke Dian nugraha

PENDAHULUAN…Kebahagiaan Suami Istri adalah merupakan mozaik dari banyak faktor yang dalam peranannya membutuhkan pendekatan komprehensif misalnya problema seksual.
Dengan memperhatikan potensi konflik Suami Istri yang belakangan ini makin meningkat, maka perlu dibuat Program Penanganan Problema Pasangan suami Istri (PASUTRI) dan penunjang lainnya, sebagaimana telah diterapkan oleh Klinik Pasutri Dr. Boyke dan Rekan.

Kebahagiaan suami istri adalah syarat mutlak untuk membentuk Keluarga sejahtera. Oleh karena itu segala permasalahan rumah tangga yang membuat Suami Istri tidak bahagia harus diselesaikan dalam prioritas utama.



Sejarah singkat Klinik Pasutri dan Perkembangan Perusahaan
Klinik Pasutri Dr. Boyke dan Rekan yang berdiri pada tanggal 01 bulan Mei tahun 1998 dibawah naungan YAYASAN BINA PASUTRI BAHAGIA Akta Notaris No.22 Tanggal 11 Febuari 1998, Notaris Haji Azhar Alia dan diubah No. 9 tanggal 9 Mei 2000. Dan pada tahun 2002, akte yayasan mengalami perubahan lagi yaitu No. 16 tanggal 21 Juni 2002, Notaris : H. Zulmaizar Zul, SH Surat Keputusan Mentri Kehakiman RI tanggal 23 November 1998 No. 551.HT.0302. Tahun 1998.
Adapun pencetus dan pendiri Klinik ini adalah Dr.H.Boyke Dian Nugraha, SpOG,MARS, bersama rekan-rekannya, hal ini diilhami oleh nama Dr.Boyke yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, sehingga nama Dr. Boyke memiliki nilai tersendiri maka Klinik tersebut diberi nama KLINIK PASUTRI Dr. BOYKE DAN REKAN, Pasutri adalah kepanjangan dari “Pasangan Suami Istri”, adapun tujuan didirikannya klinik Pasutri adalah :

Membantu pasangan Suami Istri yang mengalami Problema seksual dan komunikasi
Membantu memberikan solusi atas Problema kosmetika pria dan wanita
Membantu mengatasi problema Kebidanan dan penyakit kandungan
Menangani problema Infertilitas baik pria maupun wanita
Membantu masyarakat dari problema kesehatan secara umum

Pada tahun 1999 sampai dengan tahun 2000 Klinik Pasutri menempati rumah Kontrakan berukuran 300m2 yang berlokasi di Jl. Tebet Raya No. 38, dengan fasilitas hanya 4 ruangan dan hanya beberapa Dokter saja yang bergabung, selama kurang lebih 2 tahun penghasilan Klinik Pasutri 98 % dari Praktek Dr.Boyke, dan pada saat itu didukung oleh tenaga kerja kurang lebih sebanyak 15 orang.
Pada tahun 2000 bulan Januari Klinik Pasutri pindah ke tempat yang baru yang berlokasi di Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 69 Jakarta 12820, hal ini dikarenakan jumlah peningkatan pasien dan juga banyaknya permintaan konsumen yang menghendaki agar Klinik Pasutri menyediakan fasilitas dan pelayanan-pelayanan baru, dan hal ini juga sesuai dengan Misi, Visi Klinik Pasutri bahwa Klinik Pasutri merupakan Proyek Percontohan Klinik dengan motto: “One Stop Service”. Untuk memenuhi permintaan konsumen, maka pihak Klinik Pasutri menjalin kerjasama dengan para investor.

Adapun investor yang sudah bergabung dengan Klinik Pasutri adalah Esther House of Beauty, Laboratorium, Rontgen, dan Dental Care.
Pelayanan-pelayanan yang tersedia di Klinik Pasutri saat ini adalah :

Kebidanan dan Kandungan.
Ahli Jiwa
Akupuntur
Radiologi
(USG)
Check-Up
Andrologi
Fisioterapy
Penyakit Dalam
Spesialis Anak
Laboratorium
Gigi
Umum
Impotensi & Ejakulasi Dini
Esther House of Beauty
Rontgen

Di tempat Klinik yang baru ini, sudah bergabung kurang lebih 20 Dokter Spesialis dan 5 Dokter Umum, disertai jumlah karyawan kurang lebih 25 orang. Pada tahun mendatang Klinik Pasutri merencanakan untuk meyediakan fasilitas- fasilitas baru yaitu :
1. Ruang Perawatan atau,
2. Rumah Sakit PASUTRI
Pada tahun 2002 bulai Mei, kepemilikan Klinik Pasutri diambil alih oleh Dr.Boyke dari 6 ( enam ) orang Penyandang dana, maka selain pengalihan kepemilikan dari 6 orang tersebut YAYASAN BINA PASUTRI BAHAGIA pun mengalami perubahan / pergantian kepengurusannya, namun operasional Klinik Pasutri tetap berjalan seperti biasa.

Organisasi dan Manajemen
Struktur organisasi suatu perusahan harus memungkinkan adanya hubungan kerja yang baik di antara setiap bagian dalam usahanya untuk mencapai tujuan perusahaan. Setiap bagian setidaknya mengerti akan tanggung jawabnya, bagaimana bagiannya berhubungan dengan bagian yang lainnya agar tidak terjadi kesimpangsiuran tanggung jawab.
Struktur organisasi Klinik Pasutri merupakan fungsi garis yang memungkinkan suatu rangkaian perintah dari atas ke bawah melalui berbagai macam bagian yang ada di dalamnya.

Berdasarkan Struktur Organisasi di Klinik Pasutri dapat dikategorikan menjadi 3 (tiga) tingkat hirarki otoritas sebagai berikut :

Tingkat Dewan Direksi yang terdiri dari Direktur Utama, Direktur Medis, Direktur Operasional dan Direktur Keuangan dan Administrasi.
Tingkat Koordinator yang terdiri dari Koordinator Klinik, Koordinator Perawat, Koordinator Rumah Tangga, Koordinator Security, Koordinator Koperasi, Koordinator Akunting, dll.
Tingkat Pelaksana yang berfungsi sebagai pendukung pelaksana dari tiap-tiap unit.


Tugas dan tanggung jawab dari Dewan Direksi adalah menentukan kebijakan dan arah dari Klinik dalam hal manajemen dan pengembangan usaha. Dewan ini juga menentukan peraturan-peraturan internal yang mengatur jalannya operasional Klinik.
Tugas dan tanggung jawab dari koordinator adalah menerapkan dan menjalankan hal-hal yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi. Dalam hal ini koordinator berfungsi sebagai unit pengawas (supervisi) dan juga bagian yang berinteraksi langsung dengan pelaksanaan kebijakan operasional.

Tugas dan tanggung jawab dari para petugas pelaksana adalah menjalankan atau melaksanakan hal-hal yang telah diputuskan oleh Dewan Direksi. Sebagai unit pelaksana, petugas-petugas ini berinteraksi secara langsung dengan pasien.

Efek Buruk Tindik Puting pada Wanita dan Kanker Payudara

Tindik telinga yang dilakukan wanita adalah hal yang wajar dan mungkin semua orang di dunia ini melakukannya ketika masih bayi, sebagai tanda yang membedakan wanita dengan pria. Lubang tindik di bagian bawah telinga tersebut menjadi tempat dimana anting dipasangkan. Dan trend baru Tindik hidung, tindik bibir, tindik lidah, tindik pusar bahkan tindik puting dan di sekitar alat kelamin menggambarkan tingkat kesakitan yang lebih dibandingkan tindik telinga dan Efek Buruk Tindik Puting bisa saja menjadi pemicu penyakit yang mengakibatkan dampak yang sangat buruk bagi pelakunya.

Tindik puting adalah pelubangan kulit yang dipusatkan pada bagian dasar dari puting. Tindik puttingdapat dilakukan dari arah manapun, namun kebayakan pelakunya lebih memilik dilakukan secara horizontal (mendatar). Berbeda dengan tindik pada cuping yang bisa sembuh dalam waktu 6 – 8minggu, Tindik putingbiasanya memerlukan waktu penyembuhan antara 2 sampai 4 bulan, bahkan beberapa orang memerlukan waktu hingga satu setengah tahun untuk sembuh total.

Bahaya Tindik Puting bagi Kesehatan Wanita

Risiko potensial bagi pelaku tindik puting adalah infeksi, abses payudara, kerusakan syaraf, pendarahan, hematoma (kista berisi darah), reaksi alergi, kista puting, dan parut keloid (jaringan parut yang timbul dan berwarna merah). Lebih parah lagi bahwa tindik puting juga dapat menjadi media penularan infeksi hepatitis B dan hepatitis C, meski jarang juga dapat menularkan HIV. Hal ini mungkin terjadi apabila alat yang digunakan untuk proses Tindik Puting tidak steril akibat tidak diganti.

Dalam beberapa tulisan, juga didapatkan informasi bahwa beberapa wanita muda terkena kankerpayudarabeberapa tahun setelah melakukan tindik puting, yang diakibatkan oleh reaksi tubuh terhadap logam. Reaksi tersebut mengakibatkan terjadinya penebalan jaringan payudara di sekitarlubang tindik. Beberapa Resiko bahaya akan meningkat bagi wanita yang menyusui, baik itu ancaman untuk Ibu dan akan lebih banyak bagi Bayi yang disusuinya.

Tindik Puting Sebagai Penyebab Abses Payudara

Abses payudara adalah penyakit yang sulit untuk sembuh dan mudah untuk kambuh kembali, bahkan peluang kekambuhan adalah di antara 40-50%. Selain diabetes dan obesitas yang menjadi faktor risiko utama, beberapa faktor lain seperti Tindik Puting ternyata dapat meningkatkan risiko abses payudara. Risiko untuk mengalami abses payudara pada wanita yang melakukan tindik puting akan meningkat pada kurun waktu hingga 7 tahun sejak tindik tersebut dibuat.

Penyakit yang lebih banyak menyerang Wanita ini disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya adalah bakteri Staphylococcus Aureus. Bakteri yang secara alami bisa ditemukan pada kulit manusia tersebut masuk melalui luka pada payudara terutama di sekitar puting susu yang di tindik. Resiko ini akan meningkat 6 kali lipat bagi wanita perokok dan juga akan meningkatkan kekambuhan hingga 15 kali lipat. Untuk itu sangat disarankan para penderita abses menghentikan kebiasaan merokok agar risiko kambuh bisa dikurangi.

Ringkasan:

  • Tindik Puting akan sembuh total dalam waktu 6 bulan, jauh lebih lama dibandingkan tindik cuping,
  • Efek Buruk Tindik Puting bagi kesehatan diantaranya  adalah abses bahkan kanker payudara,
  • Kebiasaan merokok pada pasien abses payudara meningkat hingga 15 kali lipat.